Sejarah Kami

Indonesia merupakan negara yang kaya dan penuh warna akan sumber daya alam dan budaya yang tersebar di 17.504 pulau. Sebuah berkah sangat luar biasa yang harus dikelola secara lestari untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Yayasan Rekam Jejak Alam Nusantara, didirikan pada tahun 2013 dengan misi  meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat tentang kekayaan sumber daya alam dan budaya di Indonesia melalui data dan penyajian informasi yang baik. Kami meyakini melalui penelitian dan komunikasi inovatif, dapat menjalankan misi kami dan berkontribusi memberikan perubahan positif di Indonesia. Pemerintah dapat menjalankan model-model pembangunan yang ramah lingkungan dan masyarakat menjadi kritis serta peduli terhadap berbagai kerusakan lingkungan dan sumber daya alam di sekitarnya.

Dengan 41 orang staf dan lebih dari setengahnya adalah orang-orang yang banyak bekerja di alam terbuka(outdoor) yang telah menjelajah jutaan hektar keindahan alam dan keberagaman masyarakat Indonesia. Selain itu kami telah bekerjasama dengan banyak lembaga dalam dan luar negeri untuk untuk merekam dan menyebarkan informasi tentang kekayaan alam, keanekaragaman hayati dan keberagaman adat dan budaya Indonesia

Visi Kami

Misi Kami

Perjalanan Kami

Inilah bagaimana REKAM Nusantara dibangun melalui sebuah konsep, ide, kolaborasi dan dedikasi hingga perjalanan kami pun dimulai.

2013

Pada bulan Juli, REKAM Nusantara didirikan oleh enam orang yang memiliki latar belakang ilmu pendidikan, ranah keahlian maupun dengan pengalamannya masing-masing. Sejak saat itu REKAM Nusantara mulai berfokus di bidang produksi film, riset, komunikasi, kampanye dan edukasi.  

2013

REKAM Nusantara mengawalinya dengan mengembangkan Indonesia Nature Film Society (INFIS), salah satu unit produksi, bersama tim berjumlah 6 orang.

2013

Riset mengenai Rangkong mulai dibangun dengan Rangkong.id sebagai media informasi.

2013

Inaturefilms.org, Facebook Fanpage @indonesianaturefilmsociety dan Twitter @inaturefilms adalah aset digital INFIS yang diluncurkan pada bulan Agustus.

2014

Awal tahun 2014, INFIS menjadi bagian dalam kampanye global ‘If Not Us Then Who’.

2014

Pada bulan Juni, Youtube @Indonesianaturefilmsociety diluncurkan.

2014

Membantu Kedutaan RI di Oslo dalam mempromosikan potensi hutan dan kekayaan alamnya.

2014

Bergabung didalam riset aksi dan advokasi “Save Puncak”.

2014

Dengan tim berjumlah 8 orang, REKAM Nusantara juga memulai riset mengenai Hiu di Indonesia.

2015

13 orang telah bergabung dan terlibat dalam pengembangan REKAM Nusantara.

2015

Melanjutkan kerjasama dengan Kedutaan RI di Oslo dalam mempromosikan potensi ekowisata yang dikelola oleh masyarakat lokal.

2015

Secara mandiri melakukan susur sungai Air Nokan di Bengkulu Utara dan merekam potensinya.

2015

Mulai membuat video aktualisasi diri untuk menjaga idealisme. Video mandiri pertama yang dirilis adalah “Call From Majestic Bird”, video tentang perdagangan illegal paruh burung rangkong gading.

2015

Mendirikan PT Rekam Alam Nusantara (PT RAN).

2015

Instagram @inaturefilms diluncurkan.

2016

Merilis video mandiri “Ocean and Us”, video tentang upaya perlindungan hiu di Indonesia.  

2016

Bersama Mongabay Indoensia membuat dan meluncurkan film dokumenter “King of Krakatoa”.

2016

REKAM Nusantara mulai berkolaborasi dengan Mongabay Indonesia.

2016

Dengan tim berjumlah 14 orang, REKAM Nusantara mulai terlibat dalam pengerjaan kampanye dan kegiatan advokasi bagi lembaga yang ada di tingkat nasional maupun internasional.

2017

23 orang yang bergabung menjadi Tim REKAM masih terus berkonsentrasi dan optimis mengembangkan potensi REKAM Nusantara. Meningkatkan skala kreatifitas dan menjaga komitmen agar tetap mampu berkarya dalam mendorong pelestarian alam dan budaya Indonesia.

2017

Ikut melakukan advokasi pentingnya menjalankan mandat Undang-Undang No. 11 Tahun 2017 Tentang Pengesahan Konvensi Minamata Mengenai Merkuri

Tim Kami

Tim kami saling melengkapi melalui keberagaman, peran dan kapasitas di bidang masing-masing.

Bukan hanya tentang kinerja dan hasil dari sebuah kerja keras. Inilah cara kami bekerja.