Rangkong Indonesia selama 2023

Share :
  • Pengembangan Ekowisata: 

Mengembangkan ekowisata rangkong bersama komunitas Dayak Iban Menua Kulan dan Menua Sungai Utik. 

Patroli sejauh 775 km 

Mencakup 25% kawasan hutan 

215 jam pemantauan 

12 titik pemantauan permanen 

24 titik dipantau secara rutin tiap bulan 

500 perjumpaan, 22% di antaranya adalah burung Rangkong Gading 

Highlights: 

-Unit Ekowisata Keling Menua Sungai Utik telah mendapat surat keputusan resmi 

-Sedikitnya 4 warga desa telah mersakan manfaat dari kegiatan pengembangan ekowisata 

-Sedikitnya 7 warga di 3 desa binaan telah berkomitmen melakukan pengawasan, pemantauan dan perlindungan sarang burung rangkong 

 

  • Rangkong Indonesia mendapatkan penghargaan Bioacoustics Equipment & Mentorship Award 2023 dari The K Lisa Yang Center for Conservation Bioacoustics, Cornell Lab of Ornithology 

 

  • Rangkong Indonesia ikut serta pada Konferensi Rangkong Internasional ke-8 di Bangkok dengan mempresentasikan  karya ilmiah dan 1 presentasi poster 

 

  • Studi banding ekowisata dan restorasi sarang bersama Thailand Hornbill Project, Taman Nasional Khao Yai, Thailand 
Pencapaian
Apa yang telah kami capai
27 December 2023
Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan dan Konservasi Komoditas Perikanan: Kerapu, Kakap, Hiu, Pari, Rajungan, Kepiting Bakau, Lemuru, Ikan Layang, Ikan Terbang,
23 December 2021
Pada tanggal 4 Januari 2020, Rekam Nusantara Foundation dan Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (PSP-FPIK) IPB memprakarsai