Rangkong

Hutan Indonesia merupakan rumah dari 13 jenis rangkong, tiga di antaranya adalah endemik. Ini membuat Indonesia menjadi negara penting untuk konservasi rangkong di dunia, terutama di Asia. Hutan dan rangkong saling bersimbiosis. Hutan menjadi surga yang menyediakan sumber pakan berlimpah, sedangkan rangkong dengan daya jelajahnya yang luas menjadi pemencar biji dan mampu memastikan regenerasi hutan tetap lestari.

Rangkong gading adalah satu jenis rangkong istimewa yang ada di Indonesia. “Gading” pada paruh burung ini yang sangat bernilai tinggi membuatnya menjadi target para pemburu. Paruhnya diperdagangkan ke pasar gelap internasional. Beberapa tahun terakhir, tercatat bahwa permintaan dan aktivitas perdagangan paruh rangkong gading meningkat signifikan. Hal ini membuat populasi rangkong gading terancam kepunahan.

Oleh karena itu Rangkong Indonesia hadir untuk membantu konservasi burung rangkong di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak strategis untuk menuju satu visi, yaitu memastikan rangkong tetap hidup demi lestarinya hutan di Indonesia. Tidak hanya dalam ranah penelitian dan investigasi, Rangkong Indonesia juga melakukan edukasi dan sosialisasi demi meningkatkan kesadartahuan masyarakat akan pentingnya peran rangkong dalam rantai ekosistem.

Sharks

Ikan Hiu adalah sekelompok (superordo Selachimorpha) ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap  dan tubuh yang ramping. Mereka bernapas dengan menggunakan lima liang insang (kadang-kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai sedikit di belakang, kepalanya. Hiu mempunyai tubuh yang dilapisi kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan, dari parasit, dan untuk menambah dinamika air. Mereka mempunyai beberapa deret gigi yang dapat digantikan.

Hiu mencakup spesies yang berukuran sebesar telapak tangan. Hiu pigmi, Euprotomicrus bispinatus, sebuah spesies dari laut dalam yang panjangnya hanya 22 cm, hingga hiu paus, Rhincodon typus, ikan terbesar yang mampu tumbuh hingga sekitar 12 meter dan yang, seperti ikan paus, hanya memakan plankton melalui alat penyaring di mulutnya. Hiu banteng, Carcharhinus leucas, adalah yang paling terkenal dari beberapa spesies yang berenang di air laut maupun air tawar (jenis ini ditemukan di Danau Nikaragua, di Amerika Tengah) dan di delta-delta.

Save Puncak

Konsorsium Save Puncak merupakan lembaga yang dibentuk oleh beberapa pihak, diantaranya Pusat Pengkajian, Perencanaan, dan Pengembangan Wilayah (P4W) IPB, Forest Watch Indonesia (FWI), Komunitas Peduli Ciliwung Bogor dan Komunitas Ciliwung Puncak.
Berbagai lembaga dan komunitas ini bersatu dibawah payung Konsorsium Save Puncak untuk melakukan riset aksi di kawasan hulu Ciliwung yaitu di Desa Tugu Utara dan Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Riset yang dilakukan adalah terkait dengan masalah kawasan hutan, tata guna lahan, sosial budaya, sampah dan dan sumber air. Kegiatan-kegiatan Save Puncak melibatkan masyarakat setempat.